Mika bicara tentang ketidaksempurnaan. Sejak awal film, penonton mendapati para protagonisnya menanggung keterbatasan fisik. Indi (
Velove Vexia) divonis dokter mengidap skoliosis, Mika (
Vino G Bastian)
mengaku dirinya terjangkit virus HIV. Keduanya berkenalan di pinggir
danau, tempat Indi berlibur bersama keluarganya. Terjalinlah sebuah
kisah kasih remaja yang sebenarnya klise, namun unggul dalam
pengerjaannya.
Kekuatan
Mika adalah sikap dasar pembuat filmnya.
Lasja F Susatyo
tak ingin membenamkan Indi dan Mika dalam melankoli tak berkesudahan.
Penyakit Mika memang berujung pada kematian, namun itu tidak dipahami
sebagai tragedi di sini. Hal tersebut malah diperlakukan sebagai
motivasi bagi kedua protagonis untuk sama-sama melampaui
keterbatasannya.
Read More
Tidak ada komentar:
Posting Komentar